Skip to content
logo baterai ups
  • BERANDA
  • PRODUK
    • APC
    • CSB
    • GFORCE
      • GFORCE VRLA Deep Cycle Agm Battery
      • GFORCE VRLA Deep Cycle Gel Battery
    • ICAL
    • KIJO
    • LUMINOUS
    • PANASONIC
    • YUASA
  • BLOG
  • KONTAK KAMI

Author: Davin

August 8, 2024

Kapasitas Baterai UPS

Kapasitas baterai UPS merupakan ukuran kemampuan baterai untuk menyimpan energi listrik. Semakin besar kapasitas, makin lama pula UPS dapat memasok daya ke perangkat saat terjadi pemadaman listrik, maupun lonjakan listrik terjadi. Satuan yang digunakan untuk menentukan Kapasitas Baterai yaitu Ampere Hour (Ah) atau Watt hour (Wh). Mengapa sangat penting? karena ini menentukan berapa lama perangkat beroperasi saat listrik padam, memberikan Anda waktu cadangan untuk menyimpan data dan mematikan perangkat. Kapasitas besar memungkinkan UPS menampung perangkat lebih banyak serta beban lebih besar. Penggunaan baterai yang sesuai membuat umur pemakaian lebih lama. Kapasitas baterai UPS dibedakan jadi beberapa bagian Kapasitas Rendah Biasanya digunakan pada UPS kurang dari 1000VA, cocok untuk perangkat kecil seperti komputer dan peralatan elektronik lainnya. Waktu cadangan yang diberikan untuk Backup relatif singkat. Kapasitas Menengah Digunakan pada UPS 1kVA – 20kVA, digunakan pada perangkat penting, menunjang bisnis Anda, seperti Server, jaringan komputer, serta peralatan medis kecil. Waktu backup beberapa menit hingga 1 jam. Kapasitas Tinggi Digunakan pada UPS >20kVa, penggunaan pada perangkat kritikal melindungi sistem Datacenter, Pabrik, dan Rumah Sakit. Bisa backup sampai beberapa jam. Memilih kapasitas baterai UPS yang tepat sangat penting untuk memastikan perlindungan yang optimal bagi perangkat Anda. Dengan memahami berbagai jenis kapasitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, Anda dapat membuat keputusan yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Ingat, hal diatas bukanlah satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih UPS. Faktor lain seperti jenis baterai, topologi UPS, dan fitur tambahan juga perlu diperhatikan. Produk UPS dan baterai di Jpower.id sangat beragam, Anda dapat memilih kapasitas, ukuran, dan phase yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan kerja demi memberikan perlindungan yang maksimal terhadap perangkat elektronik Anda. Hubungi Sales kami untuk konsultasi, mendapatkan harga terbaik!

Read More
August 6, 2024August 8, 2024

APCRBC150 Bergaransi Beli Di Jpower

APCRBC150 adalah baterai pengganti yang dirancang khusus untuk UPS APC. Dengan kapasitas 12V 11Ah, baterai VRLA ini mampu memberikan waktu cadangan yang cukup untuk mematikan perangkat Anda dengan aman saat terjadi pemadaman listrik. Salah satu keunggulan utama dari baterai ini adalah daya tahannya yang cukup baik dalam penggunaan normal. Selain itu, proses instalasinya juga cukup mudah, sehingga pengguna tidak perlu kesulitan dalam menggantinya. Spesifikasi Tinggi = 8,3 cm Lebar = 21,6 cm Kedalaman =  34,3 cm Berat = 10 kg Garansi 2 Tahun Dirancang khusus untuk APC Smart-UPS C Line Interactive Baterai UPS APCRBC150 compatible dengan UPS = SMC3000IC, SMC3000I Masa pemakaian baterai = 3-5 tahun Suhu udara untuk pengoperasian = 0-45°C Suhu udara untuk penyimpanan = -15…45°C Shipping weight : 10.91KG Shipping Height : 152MM (15.2cm) Shipping Width : 368MM (36.8cm) Shipping Depth : 495MM, (49.5cm) Lakukanlah pengecekan berkala pada UPS dan Baterai UPS Anda agar kerja dari kedua perangkat tersebut maksimal. Perawatan pada baterai UPS membuat umur pakai UPS Anda juga lebih lama dan menghemat cost. Dapatkan APCRBC150 sekarang juga di Jpower.id! Infokan keluhan dan kebutuhan Anda kepada sales kami dan dapatkan penawaran harga serta aftersales terbaik.    

Read More
July 20, 2024July 23, 2024

APCRBC140 Original Bergaransi Pesan Sekarang

APCRBC140 adalah baterai pengganti VRLA (Valve Regulated Lead Acid) yang dirancang khusus untuk UPS (Uninterruptible Power Supply) APC. Baterai ini menawarkan kinerja dan keandalan yang luar biasa, memastikan daya cadangan yang aman dan stabil untuk perangkat elektronik Anda. Fitur Utama APCRBC140: Kapasitas Tinggi: 5.1Ah pada 192VDC, memberikan waktu cadangan yang lama selama pemadaman listrik. Desain VRLA: Bebas perawatan dan tidak bocor, ideal untuk penggunaan indoor. Umur Panjang: Diharapkan dapat bertahan hingga 3-5 tahun dengan penggunaan normal. Garansi 2 Tahun: Memberikan ketenangan pikiran dan jaminan kualitas. Kompatibilitas: Dirancang khusus untuk UPS APC, termasuk model Smart-UPS dan Symmetra. Spesifikasi Teknis: Tipe Baterai: VRLA (Valve Regulated Lead Acid) Kapasitas: 5.1Ah Tegangan: 192VDC Dimensi: 122mm x 197mm x 597mm Berat: 34.55kg Garansi: 2 Tahun APCRBC140 adalah baterai pengganti berkualitas tinggi yang menawarkan kinerja dan keandalan yang luar biasa untuk UPS APC. Dengan kapasitas tinggi, desain VRLA, umur panjang, garansi 2 tahun, dan kompatibilitas, APCRBC140 adalah pilihan ideal untuk melindungi data dan perangkat elektronik Anda selama pemadaman listrik. Pastikan Anda memilih baterai yang tepat untuk model UPS Anda dan ganti baterai lama Anda sebelum masa pakainya habis untuk memastikan UPS Anda berfungsi dengan optimal. Pesan baterai UPS anda disini.

Read More
May 29, 2024June 13, 2024

Prosedur Penggantian Baterai UPS yang Aman dan Efisien

Mengganti baterai UPS adalah proses penting untuk memastikan sistem kelistrikan tetap berfungsi optimal. Prosedur Penggantian Baterai UPS ini memerlukan perhatian terhadap keselamatan dan efisiensi agar tidak merusak perangkat dan memastikan kontinuitas daya. Persiapan Sebelum Penggantian Sebelum memulai penggantian, pastikan UPS dalam kondisi mati dan tidak terhubung dengan sumber listrik. Langkah ini sangat penting untuk mencegah risiko tersetrum atau kerusakan perangkat. Pastikan Anda memiliki alat yang diperlukan, seperti obeng, sarung tangan, dan kacamata pelindung. Dokumentasikan posisi dan kabel yang terhubung ke baterai lama agar pemasangan baterai baru lebih mudah. Prosedur Penggantian Baterai UPS Matikan dan Lepaskan UPS: Pastikan UPS benar-benar mati. Lepaskan semua perangkat yang terhubung untuk menghindari gangguan selama proses penggantian. Buka Casing UPS: Gunakan obeng untuk membuka penutup UPS. Simpan sekrup di tempat yang aman untuk memudahkan pemasangan kembali. Lepaskan Baterai Lama: Identifikasi kabel positif dan negatif yang terhubung ke baterai. Lepaskan kabel dengan hati-hati, dimulai dari kabel negatif, kemudian positif. Pasang Baterai Baru: Tempatkan baterai baru pada posisi yang sama dengan baterai lama. Sambungkan kembali kabel, dimulai dari kabel positif, kemudian negatif. Periksa Koneksi dan Tutup Casing: Pastikan semua koneksi kuat dan tidak longgar. Pasang kembali penutup UPS dan kencangkan sekrup dengan obeng. Pengujian dan Penyelesaian Setelah baterai baru terpasang, nyalakan UPS dan periksa apakah semua perangkat berfungsi dengan baik. Lakukan pengujian dengan memutuskan sumber daya utama untuk memastikan UPS mampu memberikan daya cadangan secara efektif. Dokumentasikan tanggal penggantian baterai untuk memantau usia pakainya. Tips Keamanan Tambahan Selalu gunakan alat pelindung diri saat bekerja dengan baterai UPS. Hindari menyentuh bagian logam dengan tangan basah. Jika baterai lama bocor, tangani dengan hati-hati dan buang sesuai dengan peraturan lingkungan setempat. Mengganti baterai UPS dengan prosedur yang aman dan efisien akan memperpanjang umur perangkat dan memastikan kinerja optimal. Melakukan proses ini dengan hati-hati dan teliti tidak hanya menjaga keamanan pribadi, tetapi juga mencegah kerusakan pada sistem kelistrikan dan perangkat yang terhubung. Apabila anda membutuhkan jasa pergantian, maintenance, maupun pengecekan baterai bisa hubungi kami sekarang juga klik disini.

Read More
April 24, 2024

Battery Management System pada Baterai UPS Simak Perannya

Baterai UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah komponen kunci dalam infrastruktur teknologi informasi modern. Mereka memberikan cadangan daya yang kritis saat terjadi pemadaman listrik atau fluktuasi tegangan, melindungi peralatan sensitif dan menjaga kontinuitas operasional. Namun, untuk memastikan bahwa baterai UPS selalu siap digunakan dan berkinerja optimal, diperlukan manajemen yang cermat. Inilah di mana peran Battery Management System (BMS) menjadi sangat penting. Apa itu Battery Management System? BMS adalah sistem terintegrasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan, pemantauan, dan perlindungan baterai dalam sistem UPS. Ini memastikan bahwa baterai beroperasi dalam batas yang aman dan efisien, meningkatkan masa pakai dan kinerja keseluruhan. BMS dilengkapi dengan berbagai sensor, perangkat lunak, dan kontrol yang memungkinkan pemantauan yang akurat dan pengaturan yang tepat. Fungsi Utama BMS pada Baterai UPS Pemantauan Tegangan dan Arus: BMS secara terus-menerus memantau tegangan dan arus baterai untuk memastikan operasi yang stabil. Ini membantu dalam mendeteksi anomali atau masalah potensial sebelum mereka menjadi serius. Pengisian Baterai yang Optimal: BMS mengatur proses pengisian baterai untuk memastikan bahwa baterai diisi dengan aman dan efisien. Ini melibatkan kontrol tegangan dan arus pengisian, serta pemantauan suhu baterai untuk mencegah overcharging atau overdischarging. Pengaturan Suhu: Sensor suhu terpasang di sekitar baterai untuk memantau suhu operasional. BMS dapat menyesuaikan proses pengisian dan pengosongan baterai sesuai dengan suhu lingkungan untuk menjaga kinerja dan keamanan. Pengelolaan Kapasitas: BMS melacak kapasitas baterai dari waktu ke waktu, memungkinkan pengguna untuk memantau tingkat penggunaan dan masa pakai baterai. Informasi ini membantu dalam perencanaan pemeliharaan dan penggantian baterai yang tepat waktu. Pelindung Arus dan Keamanan: BMS dilengkapi dengan pelindung arus dan mekanisme keamanan lainnya untuk melindungi baterai dari kondisi yang merugikan, seperti overcurrent, overvoltage, atau suhu berlebihan. Manfaat Battery Management System Peningkatan Kinerja: Dengan mengoptimalkan proses pengisian, penggunaan, dan pemantauan baterai, BMS membantu meningkatkan kinerja keseluruhan sistem UPS. Meningkatkan Masa Pakai: Dengan memastikan penggunaan yang tepat dan pemeliharaan yang cermat, BMS membantu memperpanjang masa pakai baterai, mengurangi biaya penggantian dan pemeliharaan. Keandalan yang Lebih Tinggi: Dengan mendeteksi masalah secara dini dan memberikan perlindungan yang tepat, BMS membantu meningkatkan keandalan sistem UPS, meminimalkan risiko gangguan operasional. Battery Management System (BMS) adalah komponen yang kritis dalam sistem UPS yang memainkan peran penting dalam mengoptimalkan kinerja, keandalan, dan masa pakai baterai. Dengan pemantauan yang cermat, pengaturan yang tepat, dan perlindungan yang efektif, BMS membantu memastikan bahwa baterai UPS selalu siap digunakan saat dibutuhkan, menjaga kontinuitas operasional, dan melindungi investasi teknologi yang berharga. Apabila Anda memiliki kebutuhan baterai UPS maupun pemasangannya silahkan kontak Sales kami untuk mendapatkan pelayanan dan harga terbaik.

Read More
January 24, 2024January 24, 2024

Kenali Tanda Baterai UPS Lemah

Mengenali Tanda-tanda Baterai UPS Lemah, Panduan Penting untuk Pengguna Baterai UPS. Baterai UPS yang berfungsi optimal sangat penting untuk melindungi perangkat elektronik dari pemadaman listrik. Namun, seperti semua komponen elektronik, baterai UPS juga dapat mengalami penurunan kinerja seiring waktu. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa tanda-tanda khas yang menunjukkan bahwa baterai UPS Anda mungkin mengalami kelemahan. 1. Penurunan Waktu Backup Salah satu tanda utama baterai UPS yang lemah adalah penurunan drastis dalam waktu backup. Jika Anda mulai melihat perangkat mati lebih cepat dari biasanya saat listrik padam, ini bisa menjadi indikasi bahwa baterai memerlukan perhatian lebih. 2. Alarm Berbunyi secara Teratur Baterai UPS dilengkapi dengan alarm yang memberi tahu Anda ketika ada masalah. Jika alarm ini berbunyi secara teratur, itu mungkin menandakan bahwa baterai tidak dapat menangani beban daya dengan efisien. 3. Kegagalan Pengisian yang Cepat Penuh Baterai UPS yang sehat seharusnya dapat mengisi daya dengan cepat. Jika Anda melihat bahwa baterai memerlukan waktu yang lebih lama untuk mengisi daya penuh, ini bisa menjadi pertanda bahwa baterai mengalami masalah. 4. Perubahan Warnanya Perubahan warna baterai UPS, terutama menjadi lebih gelap atau terlihat bengkak, dapat menandakan perubahan kimia di dalamnya. Ini adalah tanda jelas bahwa baterai perlu diganti segera. 5. Panas Berlebihan Jika baterai UPS terasa sangat panas saat disentuh, itu bisa menunjukkan masalah pendinginan atau masalah internal lainnya. Panas berlebihan dapat mempercepat degradasi baterai. Mengidentifikasi tanda-tanda baterai UPS yang lemah adalah langkah penting untuk mencegah kegagalan sistem saat dibutuhkan. Jangan abaikan gejala-gejala ini. sebaliknya, lakukan perawatan atau ganti baterai secepat mungkin. Dengan memahami tanda-tanda ini, Anda dapat memastikan bahwa baterai UPS Anda selalu siap menjaga perangkat Anda dari pemadaman listrik. Pastikan mengikuti panduan dari Produsen dan anda juga bisa konsultasikan pemeliharaan atau pergantian baterai UPS anda pada kami. Team kami siap melayani dan memberikan solusi serta penawaran harga terbaik untuk Anda. Ketahui tipe baterai UPS yang ingin Anda beli disini.

Read More
November 9, 2023

Tips Perawatan dan Pemeliharaan Baterai UPS agar Tetap Optimal

Tips Perawatan dan Pemeliharaan Baterai UPS agar Tetap Optimal. Apakah Anda menggunakan Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk melindungi perangkat elektronik penting Anda dari pemadaman listrik tiba-tiba? Jika iya, penting untuk memahami bahwa perawatan dan pemeliharaan baterai UPS secara rutin adalah kunci untuk memastikan kinerjanya tetap optimal. Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips penting untuk merawat baterai UPS agar Anda dapat memiliki ketenangan pikiran dan perlindungan yang andal dalam situasi darurat. 1. Periksa Secara Berkala Pastikan untuk memeriksa baterai UPS secara berkala, setidaknya sekali sebulan. Periksa apakah ada tanda-tanda keausan atau kerusakan fisik pada baterai. Jika Anda melihat tanda-tanda korosi atau bocor, segera ganti baterai tersebut. 2. Jaga Tingkat Pengisian Baterai Baterai UPS sebaiknya dijaga pada tingkat pengisian sekitar 80% untuk memperpanjang umur pakainya. Jangan biarkan baterai terlalu kosong atau terlalu penuh, karena hal ini dapat merusak sel baterai dan memperpendek masa pakainya. 3. Lakukan Penggantian Sesuai Jangka Waktu Setiap baterai UPS memiliki jangka waktu pakai yang terbatas. Rata-rata, baterai UPS perlu diganti setiap 2-5 tahun tergantung pada kondisi penggunaan dan lingkungan. Pastikan untuk mengganti baterai sesuai dengan panduan produsen untuk memastikan kinerjanya yang optimal. 4. Jaga Kebersihan Baterai dan Ventilasi Pastikan area sekitar baterai UPS bersih dan bebas debu. Ventilasi yang baik sangat penting agar baterai tetap dingin saat beroperasi. Hindari menutup baterai dengan benda-benda yang dapat menghalangi aliran udara. 5. Hindari Overload Jangan melebihi kapasitas maksimal baterai UPS. Overload dapat memperpendek umur baterai dan mengurangi daya tahan saat terjadi pemadaman listrik. 6. Uji Rutin Lakukan uji coba pengisian dan pemakaian baterai secara rutin, misalnya, setiap enam bulan sekali. Uji ini membantu Anda memastikan bahwa baterai masih berfungsi dengan baik dan siap digunakan saat dibutuhkan. 7. Pertimbangkan Suhu Lingkungan Suhu lingkungan dapat mempengaruhi kinerja baterai UPS. Hindari menempatkan UPS di tempat yang terlalu panas atau terlalu dingin. Idealnya, suhu ruangan sekitar 20-25°C adalah yang terbaik untuk menjaga kinerja baterai. Bagaimana, sudah tau kan tips perawatan dan pemeliharaan UPS secara tepat? Dengan merawat baterai UPS Anda dengan baik, Anda tidak hanya memperpanjang umur pakai baterai tetapi juga memastikan bahwa perangkat elektronik penting Anda tetap terlindungi saat terjadi pemadaman listrik. Namun, Investasi kecil dalam perawatan rutin dapat menghemat uang Anda dalam jangka panjang dan memberi Anda ketenangan pikiran. Jadi, jangan abaikan perawatan dan pemeliharaan baterai UPS Anda. Mulailah sekarang dan nikmati ketenangan pikiran dalam setiap situasi darurat listrik. Apabila Baterai UPS anda bermasalah dan memutuskan untuk membeli baterai UPS baru silahkan mampir ke website kami untuk dapatkan penawaran serta aftersales terbaik dari team Sales bateraiups.com.

Read More
October 24, 2023October 27, 2023

Tips Perawatan Untuk Meningkatkan Masa Pakai Baterai UPS

Baterai UPS (Uninterruptible Power Supply) memainkan peran kunci dalam menjaga keandalan pasokan daya selama pemadaman listrik. Namun, baterai UPS memiliki masa pakai terbatas yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Untuk memaksimalkan masa pakai baterai UPS Anda, adalah penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi umur baterai dan mengikuti praktik perawatan yang tepat. Dalam artikel ini, kami akan membahas faktor-faktor kunci yang mempengaruhi umur baterai UPS dan memberikan tips perawatan terbaik untuk meningkatkan masa pakai baterai Anda. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Umur Baterai UPS: Siklus Pemakaian: Setiap baterai UPS memiliki batasan siklus pengisian dan pengosongan. Semakin sering baterai diisi ulang dan dikenakan beban, semakin cepat baterai akan mengalami degradasi. Suhu Operasional: Suhu yang ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin, dapat merusak baterai. Pastikan baterai UPS Anda berada dalam lingkup suhu yang direkomendasikan oleh produsen. Kualitas Listrik: Fluktuasi tegangan dan lonjakan arus dapat merusak baterai. Penggunaan pelindung tegangan (voltage regulator) dan penstabil tegangan dapat membantu melindungi baterai dari kerusakan yang disebabkan oleh fluktuasi listrik. Umur Baterai: Semakin tua baterai, semakin cepat mereka akan mengalami penurunan kinerja. Baterai yang sudah melebihi usia rekomendasi produsen harus segera diganti. Siklus Pemakaian: Setiap baterai UPS memiliki batasan siklus pengisian dan pengosongan. Semakin sering baterai diisi ulang dan dikenakan beban, semakin cepat baterai akan mengalami degradasi. Siklus Pemakaian: Suhu Operasional: Suhu yang ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin, dapat merusak baterai. Pastikan baterai UPS Anda berada dalam lingkup suhu yang direkomendasikan oleh produsen. Suhu Operasional: Kualitas Listrik: Fluktuasi tegangan dan lonjakan arus dapat merusak baterai. Penggunaan pelindung tegangan (voltage regulator) dan penstabil tegangan dapat membantu melindungi baterai dari kerusakan yang disebabkan oleh fluktuasi listrik. Kualitas Listrik: Umur Baterai: Semakin tua baterai, semakin cepat mereka akan mengalami penurunan kinerja. Baterai yang sudah melebihi usia rekomendasi produsen harus segera diganti. Umur Baterai: Cara Merawat Baterai UPS untuk Maksimalkan Masa Pakai: Lakukan Pemeliharaan Berkala: Lakukan pengujian dan pemeliharaan berkala pada baterai UPS setidaknya sekali setiap enam bulan. Pengujian ini mencakup pengujian beban, penggantian baterai yang rusak, dan pembersihan terminal. Perhatikan Suhu: Jaga suhu ruangan baterai UPS tetap stabil dan dalam rentang suhu yang direkomendasikan oleh produsen. Hindari Pemakaian Berlebihan: Jangan melebihi kapasitas maksimal baterai UPS. Lebihan beban dapat mempersingkat masa pakai baterai dan mempengaruhi kinerja keseluruhan sistem UPS. Hindari Pemakaian Berlebihan pada Pemakaian Jangka Panjang: Jika pemadaman listrik berlangsung lebih lama dari yang diharapkan, pertimbangkan untuk mematikan perangkat yang tidak penting agar baterai tidak terbebani berlebihan. Penyimpanan yang Tepat: Jika baterai UPS tidak digunakan dalam jangka waktu lama, pastikan untuk menyimpannya dalam keadaan terisi penuh dan di tempat yang sejuk dan kering. Penggantian Tepat Waktu: Ikuti panduan produsen untuk umur pakai baterai. Gantilah baterai yang telah mencapai batas usia, bahkan jika mereka masih terlihat berfungsi dengan baik. Lakukan Pemeliharaan Berkala: Lakukan pengujian dan pemeliharaan berkala pada baterai UPS setidaknya sekali setiap enam bulan. Pengujian ini mencakup pengujian beban, penggantian baterai yang rusak, dan pembersihan terminal. Lakukan Pemeliharaan Berkala: anchor Perhatikan Suhu: Jaga suhu ruangan baterai UPS tetap stabil dan dalam rentang suhu yang direkomendasikan oleh produsen. Perhatikan Suhu: Hindari Pemakaian Berlebihan: Jangan melebihi kapasitas maksimal baterai UPS. Lebihan beban dapat mempersingkat masa pakai baterai dan mempengaruhi kinerja keseluruhan sistem UPS. Hindari Pemakaian Berlebihan: Hindari Pemakaian Berlebihan pada Pemakaian Jangka Panjang: Jika pemadaman listrik berlangsung lebih lama dari yang diharapkan, pertimbangkan untuk mematikan perangkat yang tidak penting agar baterai tidak terbebani berlebihan. Hindari Pemakaian Berlebihan pada Pemakaian Jangka Panjang: Penyimpanan yang Tepat: Jika baterai UPS tidak digunakan dalam jangka waktu lama, pastikan untuk menyimpannya dalam keadaan terisi penuh dan di tempat yang sejuk dan kering. Penyimpanan yang Tepat: Penggantian Tepat Waktu: Ikuti panduan produsen untuk umur pakai baterai. Gantilah baterai yang telah mencapai batas usia, bahkan jika mereka masih terlihat berfungsi dengan baik. Penggantian Tepat Waktu:

Read More
  • Previous
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

HUBUNGI KAMI

(+62) 21 5358719
Email: sales@bateraiups.com

Kontak Kami

PT. Jespro Network Rent

Komp. Kebon Jeruk Permai, Jl. Raya Kb. Jeruk No.17 Office Blok C, RT.4/RW.3, Kb. Jeruk, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11530
  • sales@bateraiups.com